Sunday, January 18, 2015

makalah perintah dasar pada linux




        BAB I
PENDAHULUAN


A.    LATAR BELAKANG

Linux adalah salah satu sistem operasi varian Unix yang merupakan salah satu saingan terberat Microsoft Windows. Linux merupakan sistem operasi yang open source dibawah lisensi GNU (Gnu is Not Unix), Generap Public License (GPL) sehingga gratis dan kita bisa memperoleh source codenya. Linux kuat karena didukung oleh komunitasnya yang sangat banyak. Namun karena Linux bersifat open source tadi maka Linux pun mudah dikembangkan oleh siapa saja. Beberapa pengembang distribusi Linux yang terkenal adalah : Mandrake dengan Mandrake & Mandrivanya, RedHat dengan RedHat & Fedoranya, Suse, Debian, Gentoo, Slackeware, Xandros, dan masih banyak yang lainnya. Bahkan sekarang sudah banyak distribusi Linux (atau disebut distro) yang berada dalam sebuah CD. Distro tersebut disebut Distro Linux Live CD. Beberapa contoh distro Live CD adalah Knoppix (varian dari Debian) MandrakeMove, dan Ubuntu. Hanya dengan sebuah CD saja maka komputer kita dapat digunakan seperti layaknya sistem operasi yang diinstall di harddisk. Bahkan ada beberapa distro Linux yang dibuat di flashdisk. Pada praktikum I dan II ini, membahas tentang dasar dasar Linux Ubuntu. Dimulai dari pembuatan directory hingga ke copy, delete, dan move data directory. Tujuan pada praktikum tersebut tentunya adalah mempelajari bagaimana cara atau langkah penggunaan dan implementasi dari Linux Ubuntu tersebut, serta memahami fungsi penggunaan perintah – perintah dasar pada linux tersebut.

B.     RUMUSAN MASALAH

1.      Pengertian dari command line pada linux?
2.      Sejarah dari linux u buntu?
3.      Jelaskan perintah-perintah pada command line di lunux u-buntu?


C.     TUJUAN

1.      Agar mahasiswa mampu memahami tentang commnd line pada linux u-buntu.
2.      Agar mahasiswa mampu menjelaskan pengertian dari command line u-buntu.
3.      Agar mahasiswa mampu menjelaskan perintah-perintah pada command line linux u-buntu.
4.      Agar mahasiswa mampu menjelaskan tentang sejarah linux pada u-buntu.











          BAB II
LANDASAN TEORI


A.    Pengertian linux command line pada u-buntu

CLI sendiri adalah antar muka yang tidak menyediakan grafik, baik berupa gambar-gambar, jendela-jendela ataupun animasi-animasi yang bisa memanjakan pengguna, melainkan hanya berupa teks yang harus diketikkan oleh pengguna. Jadi, apabila user ingin melakukan operasi dalam sistem operasi tersebut, misalnya melakukan copy,  rename,  cut, delete, dan sebagainya,  maka pengguna harus megetikkan perintah berupa teks dengan cara manual dan bukan dengan klik-klik seperti pada interface GUI (Graphic User Interface).
Pada Ubuntu versi Desktop sudah menggunakan interface grafik, namun juga disediakan sebuah aplikasi yang diperuntukkan bagi pengguna yang ingin menggunakan tampilan/interface CLI, baik hanya untuk belajar atau memang keahliannya menggunakan CLI, karena memang cukup banyak hal yang bisa dilakukan dengan interface CLI ini yang tidak bisa dilakukan pada interface GUI, terlebih pada Ubuntu versi Server yang semuanya harus dilakukan dengan mode teks, walaupun sebenarnya bisa diinstalkan mode grafiknya.

B.     Sejarah linux
Linux Linux pertama kali dibuat oleh Linus Torvalds di University Helsinki, Finlandia. Kemudian linux dikembangkan lagi dengan bantuan dari banyak programmer dan hacker UNIX di seluruh dunia. Kernel yang digunakan adalah sama – sama Linux kernel, sedangkan perbedaannya hanyalah paket – paket aplikasi yang disertakan, sistem penyusunan direktori, init style, dll. Linux dulunya adalah proyek hobi yang dikerjalan oleh Linus Torvalds yang memperoleh inspirasi dari Minix. Minix adalah sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andres S. Tanenbaum, seorang profesor yang menggeluti penelitian masalah OS dari Vrije University, Belanda. Di Suoen Tasavalta, Republik Finlandia, seorang mahasiswa bernama Linux Torvalds mengikuti mata kuliah Unix dan bahasa pemrograman C. Saat itu Linus menggunakan sistem operasi mini berbasiskan Unix bernama Minix. Dia merasa bahwa Minix mempunyai banyak kelemahan, dan Ia berkeyakinan mampu untuk membuat lebih baik dari itu. Di usia 23, dia mulai mengotakatik kernel Minix dan menjalankannya di mesin Intel x86. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada bulan Oktober 1991 tanggal 5, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu 0.02 yang hanya dapat menjalankan bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler). 1.2 Konsole dan Terminal Dalam item unix, konsole dan terminal merupakan istilah yang akan sering didengar atau digunakan. Konsole bisa dikatakan merupakan “DOS atau MS-Dos- nya” Unix atau Linux. Konsole atau “shell” merupakan antarmuka linux yang lebih tepat disebut interpreter berbasis perintah (text). Sedangkan terminal adalah perangkat keras seperti workstation atau peripheral yang terhubung dikomputer, seperti printer atau scanner, dll.

  

  














































    BAB III
PEMBAHASAN

A.    DASAR TEORI
Perintah pada terminal yang biasa disebut dengan command line tidak asing bagi pengguna system  operasi linux,karena fungsi terminal ini sangat besar pengaruhnya, dengan menggunakan terminal ini kita bisa memanipulasi file ataupun menginstall suatu program tanpa menggunakan grfik alias berbasis perintah command, bagaimana cara kita menggunakan  terminal ini, kalau kalian menggunakan  Linux ubuntu caranya adalah klik Applications > Accessories > Terminal.




B.     MACAM – MACAM PERINTAH COMMAND LINE

1.      Perintah mkdir



Perintah mkdir digunakan untuk membuat sebuah directory baru.


2.      Perintah pico

Perintah pico digunakan untuk mengedit sebuah file atau mengedit sebuah text.
Sintak  : pico <nama folder>



3.      Perintah who


Perintah who digunakan untuk untuk melihat user yang sedang aktif
Sintaks : who


4.      Perintah ps –A




Perintah ps –A digunakan untuk melihat manajemen proses atau untuk melihat proses yang sedang aktif dan sedang dijalankan oleh sistem.
Sintaks : ps –A


5.      Perintah kill

fungsi untuk menghentikan atau mematikan proses yang ada
kill -9 1405 : untuk menghentikan proses dengan nomor PID 1405

Keterangan : untuk <signal> bisa menggunakan nomor signalnya bisa juga  menggunakan nama signalnya(nomor bash).



6.      Perintah more


Perintah more digunakan untuk melihat isi file dan melihat output di layar, bila dalam satu layar tidak cukup maka akan ditampilkan secara perlayar.
            Sintaks : more <nama folder/file>


7.      Perintah clear



Perintah clear digunakan untuk membersihkan tampilan layar
Sintaks : clear atau (ctrl + l)

8.      Perintah find



fungsi : untuk mencari file/direktori
find / -name folder: mencari file data.txt keseluruh direktori dan menampilkannya pada layer

Keterangan : untuk mencari file atau direktori pada direktori tertentu misal /home   setelah ‘find’ diikuti dengan nama direktorinya misal ‘find /home –name...’



9.      Perintah shut down komputer


Digunakan untuk login sebagai root/pengguna tertinggi atau untuk mematikan komputer atau shutdown komputer.
Sistaks : sudo su






  BAB IV
PENUTUP



A.    KESIMPULAN

Dari praktikum yang telah dilaksanakan dan dibahas, maka bisa diambil kesimpulan diantaranya adalah terdapat beberapa persamaan dan perbedaan penggunaan (implementasi) sintax command line pada DOS dengan Linux Ubuntu. Misalnya saja seperti menggunakan ‘/’ untuk memisahkan parent direktory dengan child direktory, sedangkan DOS menggunakan ‘’. Kemudian ada penghapusan file direktori, dan juga pembuatan file direktori serta pemindahan file, bisa dilihat pada implementasi di atas yang telah di buat ada beberapa persamaan sintax perintah command line pada DOS dengan Linux. Namun pada intinya sama aja, dan fungsinya juga demikian.



































Daftar Pustaka


modul praktikum so.





        BAB I
PENDAHULUAN


A.    LATAR BELAKANG

Linux adalah salah satu sistem operasi varian Unix yang merupakan salah satu saingan terberat Microsoft Windows. Linux merupakan sistem operasi yang open source dibawah lisensi GNU (Gnu is Not Unix), Generap Public License (GPL) sehingga gratis dan kita bisa memperoleh source codenya. Linux kuat karena didukung oleh komunitasnya yang sangat banyak. Namun karena Linux bersifat open source tadi maka Linux pun mudah dikembangkan oleh siapa saja. Beberapa pengembang distribusi Linux yang terkenal adalah : Mandrake dengan Mandrake & Mandrivanya, RedHat dengan RedHat & Fedoranya, Suse, Debian, Gentoo, Slackeware, Xandros, dan masih banyak yang lainnya. Bahkan sekarang sudah banyak distribusi Linux (atau disebut distro) yang berada dalam sebuah CD. Distro tersebut disebut Distro Linux Live CD. Beberapa contoh distro Live CD adalah Knoppix (varian dari Debian) MandrakeMove, dan Ubuntu. Hanya dengan sebuah CD saja maka komputer kita dapat digunakan seperti layaknya sistem operasi yang diinstall di harddisk. Bahkan ada beberapa distro Linux yang dibuat di flashdisk. Pada praktikum I dan II ini, membahas tentang dasar dasar Linux Ubuntu. Dimulai dari pembuatan directory hingga ke copy, delete, dan move data directory. Tujuan pada praktikum tersebut tentunya adalah mempelajari bagaimana cara atau langkah penggunaan dan implementasi dari Linux Ubuntu tersebut, serta memahami fungsi penggunaan perintah – perintah dasar pada linux tersebut.

B.     RUMUSAN MASALAH

1.      Pengertian dari command line pada linux?
2.      Sejarah dari linux u buntu?
3.      Jelaskan perintah-perintah pada command line di lunux u-buntu?


C.     TUJUAN

1.      Agar mahasiswa mampu memahami tentang commnd line pada linux u-buntu.
2.      Agar mahasiswa mampu menjelaskan pengertian dari command line u-buntu.
3.      Agar mahasiswa mampu menjelaskan perintah-perintah pada command line linux u-buntu.
4.      Agar mahasiswa mampu menjelaskan tentang sejarah linux pada u-buntu.











          BAB II
LANDASAN TEORI


A.    Pengertian linux command line pada u-buntu

CLI sendiri adalah antar muka yang tidak menyediakan grafik, baik berupa gambar-gambar, jendela-jendela ataupun animasi-animasi yang bisa memanjakan pengguna, melainkan hanya berupa teks yang harus diketikkan oleh pengguna. Jadi, apabila user ingin melakukan operasi dalam sistem operasi tersebut, misalnya melakukan copy,  rename,  cut, delete, dan sebagainya,  maka pengguna harus megetikkan perintah berupa teks dengan cara manual dan bukan dengan klik-klik seperti pada interface GUI (Graphic User Interface).
Pada Ubuntu versi Desktop sudah menggunakan interface grafik, namun juga disediakan sebuah aplikasi yang diperuntukkan bagi pengguna yang ingin menggunakan tampilan/interface CLI, baik hanya untuk belajar atau memang keahliannya menggunakan CLI, karena memang cukup banyak hal yang bisa dilakukan dengan interface CLI ini yang tidak bisa dilakukan pada interface GUI, terlebih pada Ubuntu versi Server yang semuanya harus dilakukan dengan mode teks, walaupun sebenarnya bisa diinstalkan mode grafiknya.

B.     Sejarah linux
Linux Linux pertama kali dibuat oleh Linus Torvalds di University Helsinki, Finlandia. Kemudian linux dikembangkan lagi dengan bantuan dari banyak programmer dan hacker UNIX di seluruh dunia. Kernel yang digunakan adalah sama – sama Linux kernel, sedangkan perbedaannya hanyalah paket – paket aplikasi yang disertakan, sistem penyusunan direktori, init style, dll. Linux dulunya adalah proyek hobi yang dikerjalan oleh Linus Torvalds yang memperoleh inspirasi dari Minix. Minix adalah sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andres S. Tanenbaum, seorang profesor yang menggeluti penelitian masalah OS dari Vrije University, Belanda. Di Suoen Tasavalta, Republik Finlandia, seorang mahasiswa bernama Linux Torvalds mengikuti mata kuliah Unix dan bahasa pemrograman C. Saat itu Linus menggunakan sistem operasi mini berbasiskan Unix bernama Minix. Dia merasa bahwa Minix mempunyai banyak kelemahan, dan Ia berkeyakinan mampu untuk membuat lebih baik dari itu. Di usia 23, dia mulai mengotakatik kernel Minix dan menjalankannya di mesin Intel x86. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada bulan Oktober 1991 tanggal 5, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu 0.02 yang hanya dapat menjalankan bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler). 1.2 Konsole dan Terminal Dalam item unix, konsole dan terminal merupakan istilah yang akan sering didengar atau digunakan. Konsole bisa dikatakan merupakan “DOS atau MS-Dos- nya” Unix atau Linux. Konsole atau “shell” merupakan antarmuka linux yang lebih tepat disebut interpreter berbasis perintah (text). Sedangkan terminal adalah perangkat keras seperti workstation atau peripheral yang terhubung dikomputer, seperti printer atau scanner, dll.

  

  














































    BAB III
PEMBAHASAN

A.    DASAR TEORI
Perintah pada terminal yang biasa disebut dengan command line tidak asing bagi pengguna system  operasi linux,karena fungsi terminal ini sangat besar pengaruhnya, dengan menggunakan terminal ini kita bisa memanipulasi file ataupun menginstall suatu program tanpa menggunakan grfik alias berbasis perintah command, bagaimana cara kita menggunakan  terminal ini, kalau kalian menggunakan  Linux ubuntu caranya adalah klik Applications > Accessories > Terminal.




B.     MACAM – MACAM PERINTAH COMMAND LINE

1.      Perintah mkdir



Perintah mkdir digunakan untuk membuat sebuah directory baru.


2.      Perintah pico

Perintah pico digunakan untuk mengedit sebuah file atau mengedit sebuah text.
Sintak  : pico <nama folder>



3.      Perintah who


Perintah who digunakan untuk untuk melihat user yang sedang aktif
Sintaks : who


4.      Perintah ps –A




Perintah ps –A digunakan untuk melihat manajemen proses atau untuk melihat proses yang sedang aktif dan sedang dijalankan oleh sistem.
Sintaks : ps –A


5.      Perintah kill

fungsi untuk menghentikan atau mematikan proses yang ada
kill -9 1405 : untuk menghentikan proses dengan nomor PID 1405

Keterangan : untuk <signal> bisa menggunakan nomor signalnya bisa juga  menggunakan nama signalnya(nomor bash).



6.      Perintah more


Perintah more digunakan untuk melihat isi file dan melihat output di layar, bila dalam satu layar tidak cukup maka akan ditampilkan secara perlayar.
            Sintaks : more <nama folder/file>


7.      Perintah clear



Perintah clear digunakan untuk membersihkan tampilan layar
Sintaks : clear atau (ctrl + l)

8.      Perintah find



fungsi : untuk mencari file/direktori
find / -name folder: mencari file data.txt keseluruh direktori dan menampilkannya pada layer

Keterangan : untuk mencari file atau direktori pada direktori tertentu misal /home   setelah ‘find’ diikuti dengan nama direktorinya misal ‘find /home –name...’



9.      Perintah shut down komputer


Digunakan untuk login sebagai root/pengguna tertinggi atau untuk mematikan komputer atau shutdown komputer.
Sistaks : sudo su






  BAB IV
PENUTUP



A.    KESIMPULAN

Dari praktikum yang telah dilaksanakan dan dibahas, maka bisa diambil kesimpulan diantaranya adalah terdapat beberapa persamaan dan perbedaan penggunaan (implementasi) sintax command line pada DOS dengan Linux Ubuntu. Misalnya saja seperti menggunakan ‘/’ untuk memisahkan parent direktory dengan child direktory, sedangkan DOS menggunakan ‘’. Kemudian ada penghapusan file direktori, dan juga pembuatan file direktori serta pemindahan file, bisa dilihat pada implementasi di atas yang telah di buat ada beberapa persamaan sintax perintah command line pada DOS dengan Linux. Namun pada intinya sama aja, dan fungsinya juga demikian.



































Daftar Pustaka


modul praktikum so.


1 comment: